Thursday . 09 August . 2024
thumb image

Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan maritim gabungan mereka dengan kapal induk milik Washington pada Jumat (7/10).

Latihan ini dilakukan setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistik sehari sebelumnya.

“Kami akan terus memperkuat kemampuan operasional dan kesiapan kami untuk merespons provokasi apapun dari Korut lewat latihan militer bersama Gugus Tempur Kapal Induk USS Ronald Reagan,” demikian pernyataan dari Kepala Staf Gabungan Korsel, dikutip dari Reuters.

Badan tersebut juga menuturkan latihan ini berlangsung di perairan timur Korsel mulai 7 hingga 8 Oktober.

Latihan ini berlangsung kala Pyongyang meluncurkan sepasang rudal balistik ke lautan pada Kamis (6/10) dan menerbangkan beberapa pesawat tempur di dekat perbatasan Korsel.

Korut mengerahkan setidaknya delapan jet tempur dan empat jet pengebom dalam latihan pengeboman kemarin.

Korsel kemudian mengerahkan 30 jet tempur mereka. Pesawat-pesawat itu saling memantau satu sama lain di perbatasan.

Pada hari yang sama, Korut juga mengecam AS karena menempatkan kapal induk di dekat Semenanjung Korea. Pyongyang menilai tindakan itu merupakan ancaman serius atas situasi di wilayah.

thumb image

Pemimpin redaksi FalkonIndo, mendapatkan gelar PhD pada tahun 2018, pernah menulis naskah untuk Tempo, DetikNews, CNN Indonesia dan media arus utama lainnya, dan pernah meraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro.

thumb image

Jurnalis senior dan redaksi FalkonIndo, pandai menggali konten berita potensial dan menganalisis masalah, memiliki kepekaan yang baik terhadap topik hangat dan tren opini publik. Pernah berpengalaman bekerja di think tank dan mempublikasikan artikel di Garba Rujukan Digital, pernah berkontribusi pada Times Indonesia, …

thumb image

Produser video FalkonIndo, mendapatkan gelar magister jurnalistik di Singapura, pernah bekerja sebagai produser film dokumenter di Netflix, pandai membuat konten naratif berupa pengungkapan fakta.